Aku tidak mencari kebahagiaan , tapi aku membuatnya.

Jumat, 27 Maret 2020

Aku Dan Keluh Kesahku



Restu Teguh
Aku Dan Keluh Kesahku





Sakit sakit dan sakit memang terlahir dari orang tua yang terpisah (cerai), saya sejak kecil dididik oleh ibu tiri yang amat kasar layaknya antagonis seperti di sinetron.

Hidup saya sebenarnya tidak normal seperti apa yang dilihat teman teman .
Saya pergi keluar dengan senyuman bahagia, tertawa lepas,seperti tidak mempunyai masalah,tapi dibalik semua itu sebenernya menyimpan berjuta kesedihan.

Pulang kerumah, tak tau harus seperti apa, nangis tanpa sebab, kenapa harus seperti ini? Selalu bertanya tanya? Apakah saya semenderita ini, mental saya rusak serusak rusaknya. 

Bapak saya memang orang baik, tapi ibu tiri? Begitu jelas dia antagonis sejati.


Sedih jika saya mengulang cerita cerita kelam masa kecil, yang membuat saya gagal tumbuh sebagai manusia yang normal :').
Masa kecil mungkin memang sangat indah bagi mereka yang mempunyai great memories, tapi untuk saya? Itu seperti masa masa kelam, yang menciptakan rasa takut rasa cemas di jiwa saya :').

Saat ibu tiri membentak saya , saya merasa tertekan, ingin melawan namun apadaya, saya cuma anak umur 8 tahun, yang mudah diancam, bayangkan saja tiap hari selalu saja ada bahan untuk ibu tiri memarahi saya, dari hal besar hingga hal terkecil yang sangat sepele, makian ibu tiri secara tidak langsung membuat jiwa saya ciut, drop dan putus asa dalam menjalani kehidupan.


https://cusboi.tumblr.com/post/614195065918816256/bagaimanapun-ibu-tiri-tidak-akan-paham-perasaan

Hingga tiba momentnya 28 february 2014, saya sakit, lemah tak berdaya, itu awal mula saya sangat drop, dokter bilang "restu kamu tidak apa apa hanya saja kamu terlalu banyak pikiran, itulah yang membuat kamu sakit".

Seorang bocah kecil tapi sudah banyak pikiran, itulah Restu Teguh Pangestu, banyak pikiran kalo untuk orang dewasa itu memang wajar, tapi untuk anak yang masih kecil?sungguh diluar kewajaran.

Ibu tiri yang membuat saya gagal tumbuh menjadi manusia normal :')


Saya masih ingat ketika masa sekolah dulu, ketika itu saya ditekan harus dapat rangking, tapi ibu tiri saya gapernah ngajarin saya , dan akhirnya kelas 1-4 sd saya gak pernah dapat rangking, ibu tiri memaki saya dengan sebutan anak bodoh, anak yang gaguna, dan selalu dibandingin dengan orang lain :'), sakit memang, tapi mau gimana lagi? Ini takdir tidak bisa diubah, saya harus tetap menjalaninya .

Saya akhirnya termotivasi , akhirnya saya belajar banyak, supaya saya bisa dapat rangking pas sd dulu, saat siang hari, saya berhenti main keluar rumah, saya luangkan waktu untuk belajar, dan main bolapun saya skip dulu demi mengejar rangking, biar tidak dimarahi ibu tiri terus.

Hari pembagian rapot pun tiba, akhirnya saya ke rangking untuk pertama kalinya dalam sejarah, saya bangga, dan berkaca kaca, namun apadaya ibu tiri saya tetap biasa aja, dan malah membandingkan saya dengan orng lain yang rangkingnya diatas saya, sedih memang,walaupun saya cuma dapat rangking 10, tapi itu adalah bentuk perjuangan saya selama 2 semester buat belajar, seakan gak dihargai, sedangkan ibu tiri gak pernah mau bantu saya saat belajar, tapi dia selalu menekan saya. 

Balik lagi soal broken home, jujur saja ibu tiri saya cukup berperan besar dalam menghancurkan mental saya, yang membuat saya menjadi mengidap anxienty disorder dan penyakit gerd. 

Diumur saya yang semakin bertambah ini, saya pengen sembuh dari ini semua :'), saya sudah mencoba ke psikiater dan sayapun juga sudah mencoba lewat alternatif seperti metode ruqyah, hasilnya memang membuat saya sembuh, tapi hanya temporary . Besoknya tetap kambuh, rasa takut, rasa cemas, dan gerd selalu menyelimuti tiap hari hari saya.



Saya depresi berat, saya mengurung diri dikamar selama 4 tahun, saya kehilangan teman, saya bingung harus ngapain, sedangkan kondisi saya malah semakin memburuk.
Mudah mudahan saya bisa melewati fase fase yang sangat sulit ini‎.

Sorry bukanya mau playing victim ,tapi saya seperti ini memang gara gara didikan ortu saya :'), tidak mungkin akibat pergaulan, apalagi saya jarang bergaul, kemungkinannya cuma 10% kalopun terjadi.

Etubrother
etubrother

Share:

3 komentar:

Berkomentarlah dengan bijak dan sopan, mari kita budayakan bertutur kata yang baik dan saling menghormati. Mohon maaf bila komentar Anda yang tidak memenuhi kriteria tersebut akan saya hapus. Bila Anda ingin memberikan saran, kritik, masukan yang membangun, dan memberikan tambahan materi bila ada kekurangan pada artikel yang sedang dibahas dengan senang hati saya persilakan, terima kasih.

banner

Restu Teguh Pangestu

YOUTUBE

Facebook

Arsip Blog

Postingan Populer

My Music