![]() |
| Sahabat Dan Semua Cerita Nostalgia Lainnya |
Agus Faizal Nugraha adalah sahabat terbaik saya, saya masih ingat ketika sd dulu saat duduk di bangku kelas 5 sd, dimana waktu itu the first time saya dapat ranking di kelas, waktu itu saya tentu duduk sebangku bersamanya,
Agus Faizal Nugraha adalah sahabat terbaik saya, mungkin kalo pada waktu itu saya tidak duduk sebangku bersamanya, bisa saja saya gapernah ngerasain dapat ranking, untungnya ada dia bagai sebuah kartu kesempatan di permainan monopoli ,ia mampu membuat saya dapat ranking dengan magisnya, tapi bukan hanya itu, dia lebih dari sahabat, bagai sebuah sodara kandung yang punya ikatan lebih.
Kalo boleh jujur teman pertama saya di dunia ini adalah Agus Faizal Nugraha ia kebetulan tetangga saya, rumahnya tepat di sebelah rumah saya.
![]() |
| agus paling kiri ,saya yang tengah. |
Dulu memang saya bersikap biasa aja kepada teman teman saya, saya bersikap cuek bebek dan terkadang bersikap superior diantara teman teman lainnya.
Namun ada satu waktu dimana hati saya terketuk, dengan teman saya, bermula dari kepindahan Rumah sahabat saya Agus Faizal Nugraha, dia dan keluarganya pindah ke ciamis, dan agus tinggal bersama neneknya, kalo tidak salah waktu kelas 4 sd.
Bermula dari buku pramuka agus yang disobek oleh nais ,saya mulai kasihan dengan dia, dia menangis karna bukunya disobek, saya pun teringat pada kondisinya, dimana waktu itu Agus faizal tinggal bersama neneknya, karna saya merasa kasihan, sayapun ber inisiatif membeli buku pramuka untuk menggantikan buku pramuka Agus yg sobek itu, saya waktu itu menyuruh temen saya aji ardiansyah untuk membelikan buku pramuka untuk agus dan memberikanya langsung ke rumah neneknya dimana tempat Agus tinggal, yang pasti waktu itu saya suruh aji langsung kasih bukunya kepadanya, tanpa ngasih tau siapa yang ngasih buku itu kepadanya.
Dan keesokan harinya, saya komitmen buat melindungi agus , waktu itu saya langsung meminta duduk disampingnya dan sebangku bareng.
Hari-hari berlanjut, saya duduk sebangku bareng hingga naik ke kelas 5 sd, nampak haripun cerah dan sejuk seperti biasanya khas pedesaan pada umumnya.
Entah apa yang terjadi pada hari ini, saya terlihat murung dan kesal mengawali pagi ini, hingga saya bisa-bisanya memancing emosi kakak kelas saya, hingga tersulut emosi entah apa maksudnya.
Jam istirahat berbunyi, semua murid bermain dan jajan diluar, waktu itu saya dan agus ada di dalam kelas, tiba tiba datang kakak kelas, yang mungkin dia datang karna kesal apa yang telah saya perbuat tadi pagi.
Tanpa ancang ancang, dia langsung menyundul saya,sesekali memaki dengan nada tinggi, dia menyundul saya berkali kali hingga saya nangis kesakitan, pada saat itu hanya saya dan agus yang ada ditempat.
Saya menangis, saya nangis , apakah saya secengeng ini? mungkin ini tangisan pertama saya yang terjadi di tempat umum ,
Sementara itu temen saya Agus Faizal diapun ikut menangis melihat saya.
Sementara itu temen saya Agus Faizal diapun ikut menangis melihat saya.
Akhirnya kakak kelas yang ngehajar saya tadi dipanggil ke kantor guru bersama saya dan agus.
Beginilah percakapanya :
Guru : "kenapa kamu nonjok restu?"
Kakak kelas : "saya kesal tadi pagi dia bikin saya sakit hati dan gak sopan banget"
Guru : "emang gimana?"
Kakak kelas : "dia sewot bu, jadi jiga nu ngajak gelud"
Guru : "terus agus kenapa sampai nangis?"
Agus : "saya kasihan bu sama restu"
Guru : "haduh ada ada aja"
Begitulah kira kira sedikit percakapanya, sampai saat itulah saya menghormati sahabat saya.Nampaknya dia adalah sahabat yang tulus yang pernah saya punya, dia mungkin terlihat cengeng hanya melihat saya nangis dia ikut menangis, lebih dari itu dia mempunyai empati yang besar pada temanya, dia merasa kasihan kepada saya, dia memang gabisa bantuin saya saat dihajar oleh kakak kelas, tapi dengan dia menangis pun sudah mengisyaratkan bahwa ia ingin membantu namun tidak sanggup melakukanya, seperti sebuah kata kata orang dulu "menangislah disaat kamu tidak mampu".
terima kasih.




0 comments:
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan bijak dan sopan, mari kita budayakan bertutur kata yang baik dan saling menghormati. Mohon maaf bila komentar Anda yang tidak memenuhi kriteria tersebut akan saya hapus. Bila Anda ingin memberikan saran, kritik, masukan yang membangun, dan memberikan tambahan materi bila ada kekurangan pada artikel yang sedang dibahas dengan senang hati saya persilakan, terima kasih.