Aku tidak mencari kebahagiaan , tapi aku membuatnya.

Senin, 19 Juli 2021

Tubuhku Yang Susah Gemuk Dihina Macam-Macam




"nggak pernah makan ya?"

orang kurus di dunia pernah dapet pertanyaan itu. wow, sebagai manusia biasa yang tinggal di Bumi dan menghidup Oksigen pastinya makan dong. Walaupun kurus tapi saya bukan tiang listrik atau umbi-umbian yang nggak butuh makan. Lagian kalo boleh jujur, porsi makan saya mungkin lebih besar dari porsi makan orang yang nanya.

Bermula dari sindiran atau hinaan , biasanya disusul pula dengan dugaan macam-macam. Yang cacingan lah, TBC lah, kurang gizi lah, dan yang paling sering adalah banyak pikiran atau stres. Lho... belum tahu ya kalau gemuk itu juga bisa disebabkan karena stres? Artinya, stres itu tidak hanya bisa menyebabkan kurus, tapi bisa juga menyebabkan gemuk. Malah, bisa juga menyerang orang yang langsing, namun termanifestasikan dalam bentuk yang berbeda.

Terlepas dari semuanya, tentu hanya saya yang tahu pasti penyebab kekurusan ini. 


“Kok makin kurus sih? Jelek tahu kurus. Gemukin, dong.”

 
Bayangkan saja mendengar kalimat seperti ini nyaris tiap hari. Wajar ‘kan jika lelah, kesal, sampai marah? 

Sayangnya, body shaming seringkali dianggar wajar. Banyak orang di sekeliling kita menganggap mengomentari tubuh dan penampilan fisik orang lain adalah sesuatu yang biasa, tidak ada masalah dengan itu. Ketika bertemu seseorang, komentar selewat “Lo gemukan ya?” atau “Sekarang kurusan?” dianggap sudah biasa. Yang lain malah mungkin menganggap body shaming adalah bagian dari bercanda. Karena itu cuma bercanda, maka kita tidak boleh marah atau tersinggung. ‘Kan cuma bercanda, kok sensitif sekali. Mereka  tidak sadar bahwa tindakannya sudah merendahkan dan menyakiti perasaan orang lain.
 
Kadang-kadang cemoohan-cemoohan itu membuat saya mempertanyakan apa yang salah dengan tubuh kurus. Bertahun-tahun hidup dengan tubuh kurus, rasanya lelah sekali jika orang-orang hanya bisa berkomentar, “Lo makin kurus, makanya makan yang banyak, dong.” 

 Saya merasa pantang mengomentari tubuh orang lain. Bahkan hanya untuk berkata, “Eh, sekarang gemukan?” atau “Lo kurusan ya?”, tidak saya lakukan. Khususnya, jika saya tahu komentar itu akan berdampak negatif dan destruktif. Saya pikir setiap orang memiliki kondisinya masing-masing, juga hak atas tubuhnya, termasuk hak untuk menjadi gemuk atau kurus. Sayangnya, tidak semua orang berpikiran seperti ini.

Jadi saya juga sebenernya pengen juga punya bentuk tubuh ideal , tapi sangat sulit sekali rasanya , sudah beberapa kali mencoba pake cara apapun tetap kurus lagi , prestasi terbesar dalam hidup saya mungkin cuma bisa naikin berat badan 5 kg, itupun beberapa minggu kemudian turun lagi , mungkin emang udah dari sononya seperti itu.

ya sekian dulu , itulah keluh kesah saya sebagai orang kurus yang susah gemuk  

Etubrother
etubrother
.
Share:

1 komentar:

Berkomentarlah dengan bijak dan sopan, mari kita budayakan bertutur kata yang baik dan saling menghormati. Mohon maaf bila komentar Anda yang tidak memenuhi kriteria tersebut akan saya hapus. Bila Anda ingin memberikan saran, kritik, masukan yang membangun, dan memberikan tambahan materi bila ada kekurangan pada artikel yang sedang dibahas dengan senang hati saya persilakan, terima kasih.

banner

Restu Teguh Pangestu

YOUTUBE

Facebook

Arsip Blog

Postingan Populer

My Music